,
19 Mei 2019 | Dilihat: 785 Kali
Diduga Kurang Profesional Tangani Perkara Sengketa Tanah, Ahli Waris akan Adukan ke Mabes Polri
noeh21
 

Jakarta- Demi rasa keadilan dan menuntut Hak nya, Ahli Waris Yety Sulastri terus berupaya mencari Keadilan terkait  Perkara yang saat ini di proses di Polres Tangsel. Seiring berjalan nya waktu, ahli Waris kemudian melaporkan penanganannya ke Polda Metro Jaya tertanggal 1 Februari 2019 dengan no LP/673/II/2019/PMJ/Direskrimum. Kasus sengketa tanah di tangsel ini Berawal dari oknum Purwadi yang mengaku memiliki sebidang tanah yang terletak dikampung jurang mangu kelurahan pondok tanki Ciputat  membuat pelaporan ke Polres tangsel dengan No pelaporan LP/19/k/1/2019/Rest Tangsel tertanggal 7 Januari 2019 perihal  memasuki pekarangan orang lain tanpa ijin pasal 167 KUHP  dengan terlapor Yety Sulastri. 

Dalam pelaporan tersebut pihak pelapor menggunakan dokumen akte PPJB dan SHM 530 dan SHM 545, sedangkan menurut keterangan dari pihak terlapor dengan menunjukan data yuridis  kepemilikan leter C desa girik C no 219 persil 48 DIII luas 6910 M2 a.n Sinah Bin Siun yang terletak di desa jurang mangu kelurahan pondok ranji Ciputat memiliki legal standing yang jelas dan sah dengan didukung adanya surat keputusan pengadilan No 470K/Pdt/2010(Incraht )serta adanya penetapan eksekusi No 39/pen.eks/2013jo No 397/Pdt.G/2007/PNTng. Dan bukti penyerahan objek eksekusi seluas 6910 m2. 

Sedangkan  menurut hukum, dokumen yang digunakan oleh pelapor  adalah dokumen yang tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum  menurut putusan pengadilan dengan lampiran dok . SHM 532/547 dan AJB 1988 dan b1993 tahun 1973  dan sudah dapat dikatakan bahwa  pelapor  tidak mempunyai LEGAL STANDING. Dalam fakta proses penyelidikan  terhadap saksi saksi sudah di sampaikan bahwa sertifikat yang digunakan sebagai alat bukti di duga dibuat dengan menggunakan  surat kuasa palsu, semestinya pihak penyelidik dapat mengambil langkah kesimpulan bahwa pelapor tidak mempunyai legal standing  dan cacat hukum. 

Dalam penanganan kasus ini, Seharusnya proses penyelidikan dihentikan  dan di SP3 kan. Namun setelah berjalan nya waktu dan  apa yang terjadi fakta dilapangan malah perkara ini akan di tingkatkan menjadi penyidikan. Akibat dari tidak segera dilakukan penghentian atas laporan Purwadi, dalam hal ini pihak terlapor  Mengalami kerugian moril dan material. Untuk memenuhi hak dan rasa keadilan pihak terlapor memohon perlindungan hukum ke Mabes Polri. dan mengadukan atas rasa ketidakadilan Yang dialami atas perkara nya di Polres Tangsel.

Alamat DPN LIPAN RI

Gedung Yayasan Purna Bakti (Yarnati) Lt 4 Ruang 405 - 407 Jln Proklamasi
No 44 Menteng - Jakarta Pusat (10320)
Telp/ Fax (021)3928018
Email: dpn.lipanri@gmail.com
Terdaftar Kumham RI AHU : 20170327204822278373
Terdaftar di 
Berita Negara No. 063 Tambahan Berita Negara RI No. 000301
Tanggal Terbit 07 Agustus 2020 Perum Percetakan Negara RI